ERP (Emergency Response Plan)

ERP atau Emergency Response Plan adalah dokumen rencana tertulis yang menetapkan langkah-langkah yang harus diambil oleh perusahaan dan karyawan ketika terjadi keadaan darurat — seperti kebakaran, ledakan, tumpahan bahan berbahaya, gempa bumi, atau kecelakaan kerja besar. Intinya: ERP adalah "panduan bertahan" yang sudah disiapkan jauh sebelum bencana terjadi, sehingga saat bencana benar-benar datang, semua orang tahu apa yang harus dilakukan tanpa panik.

ERP yang baik mencakup: daftar nomor telepon darurat, jalur evakuasi dan titik kumpul, tugas dan peran setiap personel (siapa yang menghubungi pemadam, siapa yang menghitung jumlah karyawan, siapa yang membantu evakuasi), prosedur penanganan korban pertama, dan rencana komunikasi ke pihak eksternal (keluarga, media, regulator). ERP wajib ada dalam implementasi SMK3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012.

ERP tidak cukup hanya dibuat — harus dilatihkan secara berkala melalui simulasi atau drill. Karyawan yang tidak pernah latihan evakuasi cenderung panik saat kondisi nyata dan bisa memperburuk situasi. Frekuensi minimal simulasi biasanya sekali dalam setahun, meski perusahaan berisiko tinggi biasanya mengadakannya lebih sering.