KBLI Terintegrasi (Cross-Sectoral Classification)

KBLI Terintegrasi merujuk pada situasi di mana satu kode kelompok usaha melibatkan persyaratan teknis atau pengawasan dari lebih dari satu kementerian sektoral. Hal ini sering terjadi pada industri manufaktur yang juga melakukan perdagangan besar hasil produksinya sendiri, atau usaha pariwisata yang memiliki fasilitas medis. Berdasarkan prinsip sinkronisasi perizinan di sistem OSS RBA, sistem akan secara otomatis memecah persyaratan Sertifikat Standar ke masing-masing instansi teknis yang berwenang untuk diverifikasi secara paralel guna mempercepat waktu penerbitan izin operasional.

Bagi praktisi legal, KBLI terintegrasi menuntut pemahaman mendalam terhadap regulasi lintas sektor. Misalnya, industri makanan olahan memerlukan koordinasi antara Kementerian Perindustrian dan BPOM dalam satu portal perizinan. Pengusaha disarankan untuk menyelesaikan pemenuhan standar dari kementerian utama terlebih dahulu sebelum memenuhi standar pendukung lainnya. Ketidaksinkronan dokumen antara satu kementerian dengan kementerian lainnya dalam satu kode KBLI dapat mengakibatkan hambatan pada status efektivitas perizinan berusaha di tingkat pusat yang berdampak pada kegiatan operasional secara keseluruhan.