Tingkat Risiko Menengah Tinggi (Medium High Risk)

Risiko Menengah Tinggi adalah klasifikasi usaha yang mewajibkan pelaku usaha memiliki NIB dan Sertifikat Standar yang telah diverifikasi oleh kementerian/lembaga atau pemerintah daerah. Berbeda dengan risiko menengah rendah, sertifikat ini tidak bisa berlaku secara otomatis untuk tahap operasional sebelum dilakukan pengecekan dokumen dan fisik oleh otoritas berwenang.

Kriteria ini tertuang dalam PP Nomor 5 Tahun 2021. Pelaku usaha baru diizinkan melakukan produksi atau pelayanan jasa setelah sertifikat standar berubah status menjadi "terverifikasi" di sistem OSS RBA.

Praktisi sering menghadapi kendala pada durasi verifikasi yang bervariasi antar daerah. Konsultan menekankan bahwa persiapan dokumen teknis (seperti izin pembuangan air limbah atau izin alat angkut angkut) harus dilakukan paralel dengan proses konstruksi. Ketidaksiapan dokumen teknis sektoral akan menghambat verifikasi Sertifikat Standar, yang secara otomatis melarang perusahaan untuk melakukan aktivitas komersial (jualan produk) meskipun pabrik sudah selesai dibangun.