Uji Portofolio (Portfolio Assessment)

Uji Portofolio adalah salah satu metode asesmen kompetensi yang dilakukan oleh asesor dengan memverifikasi bukti-bukti fisik hasil kerja masa lalu asesi guna menyimpulkan pencapaian kompetensinya tanpa harus melalui ujian praktik langsung jika bukti dianggap memadai. Metode ini sangat populer bagi tenaga kerja berpengalaman (senior) yang ingin melakukan rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Bukti yang diajukan dalam uji portofolio konstruksi dapat berupa kontrak kerja, surat referensi klien, foto-foto progres bangunan, hingga dokumen teknis desain yang pernah disusun secara mandiri sesuai skema sertifikasi.

Dalam praktik sertifikasi BNSP, keberhasilan uji portofolio sangat bergantung pada keabsahan dan relevansi bukti terhadap unit kompetensi SKKNI. Praktisi lapangan disarankan untuk menyusun portofolio secara tematik berdasarkan unit kompetensi yang diujikan guna mempermudah asesor dalam melakukan pemetaan bukti. Konsultan sertifikasi menekankan bahwa uji portofolio adalah cara yang efisien bagi para ahli konstruksi residensial senior untuk mendapatkan SKK resmi guna memenuhi persyaratan badan usaha. Namun, asesi tetap harus siap menghadapi sesi wawancara teknis jika terdapat keraguan pada bukti portofolio yang diajukan, guna memastikan integritas kualifikasi tenaga kerja terampil bersertifikat tetap terjaga di mata industri.